Orang2 yang didoakan malaikat

September 16, 2007

Orang – orang yang Didoakan oleh Malaikat      
>                                      
>   Orang – orang yang Didoakan oleh Malaikat
>   Oleh : Syaikh Dr. Fadhl Ilahi
>  
>   Allah SWT berfirman, “Sebenarnya (malaikat –
> malaikat itu) adalah hamba  – hamba yang dimuliakan,
> mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan  dan
> mereka mengerjakan perintah – perintah-Nya. Allah
> mengetahui segala  sesuatu yang dihadapan mereka dan
> yang dibelakang mereka, dan mereka  tidak memberikan
> syafa’at melainkan kepada orang – orang yang
> diridhai  Allah, dan mereka selalu berhati – hati
> karena takut kepada-Nya” (QS Al  Anbiyaa’ 26-28)
>  
>   Inilah orang – orang yang didoakan oleh para
> malaikat :
>  
>   1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Imam
> Ibnu Hibban  meriwayatkan dari Abdullah bin Umar
> ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda,  “Barangsiapa
> yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan
> bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan
> bangun hingga malaikat  berdoa ‘Ya Allah, ampunilah
> hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan  suci'”
> (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam
> Shahih At  Targhib wat Tarhib I/37)
>  
>  2. Orang yang duduk menunggu shalat.  Imam Muslim
> meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah
> SAW  bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara
> kalian yang duduk menunggu  shalat, selama ia berada
> dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan
> mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah
> sayangilah ia'” (Shahih  Muslim no. 469)
>  
>  3. Orang – orang yang berada di shaf bagian  depan
> di dalam shalat. Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah)
> dari Barra’  bin ‘Azib ra., bahwa Rasulullah SAW
> bersabda, “Sesungguhnya Allah dan  para malaikat-Nya
> bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada
> shaf – shaf terdepan” (hadits ini dishahihkan oleh
> Syaikh Al Albani  dalam Shahih Sunan Abi Dawud
> I/130)
>  
>  4. Orang – orang yang  menyambung shaf (tidak
> membiarkan sebuah kekosongan di dalm shaf). Para
> Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu
> Hibban dan Al Hakim  meriwayatkan dari Aisyah ra.,
> bahwa Rasulullah SAW bersabda,  “Sesungguhnya Allah
> dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang –
> orang yang menyambung shaf – shaf” (hadits ini
> dishahihkan oleh Syaikh  Al Albani dalam Shahih At
> Targhib wat Tarhib I/272)
>  
>  5. Para  malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang
> Imam selesai membaca Al  Fatihah. Imam Bukhari
> meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa
> Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca
> ‘ghairil maghdhuubi  ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka
> ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena  barangsiapa
> ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat,
> maka ia  akan diampuni dosanya yang masa lalu”
> (Shahih Bukhari no. 782)
>  
>   6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah
> melakukan shalat. Imam  Ahmad meriwayatkan dari Abu
> Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda,  “Para
> malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu
> diantara  kalian selama ia ada di dalam tempat
> shalat dimana ia melakukan shalat,  selama ia belum
> batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah
> ampunilah dan sayangilah ia'” (Al Musnad no. 8106,
> Syaikh Ahmad Syakir  menshahihkan hadits ini)
>  
>  7. Orang – orang yang melakukan  shalat shubuh dan
> ‘ashar secara berjama’ah. Imam Ahmad meriwayatkan
> dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW
> bersabda, “Para malaikat  berkumpul pada saat shalat
> shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai  hamba)
> pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari
> hingga shubuh)  naik (ke langit), dan malaikat pada
> siang hari tetap tinggal. Kemudian  mereka berkumpul
> lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang
> ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar)
> naik (ke langit)  sedangkan malaikat yang bertugas
> pada malam hari tetap tinggal, lalu  Allah bertanya
> kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan
> hambaku  ?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan
> mereka sedang melakukan  shalat dan kami tinggalkan
> mereka sedangkan mereka sedang melakukan  shalat,
> maka ampunilah mereka pada hari kiamat'” (Al Musnad
> no. 9140,  hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad
> Syakir)
>  
>  8. Orang  yang mendoakan saudaranya tanpa
> sepengetahuan orang yang didoakan.  Diriwayatkan
> oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., bahwasannya
> Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk
> saudaranya yang  dilakukan tanpa sepengetahuan orang
> yang didoakannya adalah doa yang  akan dikabulkan.
> Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi
> wakil  baginya, setiap kali dia berdoa untuk
> saudaranya dengan sebuah  kebaikan, maka malaikat
> tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun  mendapatkan
> apa yang ia dapatkan'” (Shahih Muslim no. 2733)
>  
>   9. Orang – orang yang berinfak. Imam Bukhari dan
> Imam Muslim  meriwayatkan dari Abu Hurairah ra.,
> bahwa Rasulullah SAW bersabda,  “Tidak satu hari pun
> dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya
> kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu
> diantara keduanya  berkata, ‘Ya Allah, berikanlah
> ganti bagi orang yang berinfak’. Dan  lainnya
> berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang
> pelit'”  (Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim
> no. 1010)
>  
>  10.  Orang yang makan sahur. Imam Ibnu Hibban dan
> Imam Ath Thabrani,  meriwayaatkan dari Abdullah bin
> Umar ra., bahwa Rasulullah SAW  bersabda,
> “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya
> bershalawat kepada  orang – orang yang makan sahur”
> (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al  Albani dalam
> Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)
>  
>  11. Orang  yang menjenguk orang sakit. Imam Ahmad
> meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi  Thalib ra., bahwa
> Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin
> menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus
> 70.000 malaikat  untuknya yang akan bershalawat
> kepadanya di waktu siang kapan saja  hingga sore dan
> di waktu malam kapan saja hingga shubuh” (Al Musnad
> no.  754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya
> shahih”)
>  
>  12.  Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada
> orang lain. Diriwayatkan  oleh Imam Tirmidzi dari
> Abu Umamah Al Bahily ra., bahwa Rasulullah SAW
> bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli
> ibadah bagaikan  keutamaanku atas seorang yang
> paling rendah diantara kalian.  Sesungguhnya
> penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam
>  lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat
> kepada orang yang  mengajarkan kebaikan kepada orang
> lain” (dishahihkan oleh Syaikh Al  Albani dalam
> Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)
>  
>   Maraji’ :
>  
>   Disarikan dari Buku Orang – orang yang Didoakan
> Malaikat, Syaikh Fadhl  Ilahi, Pustaka Ibnu Katsir,
> Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005
>
>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: